Hubungan Antara Inisiasi Menyusu Dini Dengan Perdarahan Persalinan Kala IV DI PMB Sri P. Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Tahun 2019

  • Sri Sukarsi Akademi Kebidanan Aifa Husada
Keywords: Inisiasi Menyusu Dini, Jumlah Perdarahan Persalinan Kala IV

Abstract

        Angka Kematian  Ibu (AKI)  di Indonesia  mencapai 253/100.000 kelahiran hidup (SDKI, 2006). Perdarahan pasca persalinan merupakan salah satu komplikasi persalinan. Salah satu cara untuk mengurangi perdarahan pasca persalinan yaitu dengan menerapkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Didapatkan dari 25 orang responden, 7 orang  responden  melaksanakan Inisiasi Menyusu Dini, hasilnya 6 orang responden (85,71 %) perdarahan sedikit, dan tidak ada responden yang mengalami  perdarahan banyak, dan 2 orang responden (28,57 %) perdarahan normal. Pada 18 orang responden yang tidak melaksanakan Inisiasi Menyusi Dini, didapatkan 13 orang responden (72,22 %) perdarahannya banyak, 3 orang responden (16,66 %) perdarahan normal, dan 2 orang responden (11,11 %) perdarahannya sedikit.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini dengan perdarahan Persalinan Kala IV di PMB. Ny.Sri P. Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Tahun 2019.

    Metode yang digunakan adalah metode penelitian Analitik  dengan menggunakan total sampling. Jumlah populasi 25 ibu bersalin, data dikumpulkan dengan menggunakan partograf lembar kedua kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Statistik Mann-Whitney dengan derajat kemaknaan 0,05, variabel Independen Inisiasi Menyusu Dini dan variabel Dependent perdarahan Persalinan kala IV.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa IMD dengan Perdarahan Persalinan Kala IV didapatkan bahwa  responden yang dilakukan IMD sebanyak 28% dimana tidak satupun yang mengalami perdarahan banyak (0%), sedangkan responden yang tidak dilakukan IMD sebanyak 72% hampir seluruhnya mengalami jumlah perdarahan banyak. Sedangkan hasil uji Mann-Withney yaitu ho ditolak (ada hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini dengan Perdarahan Persalinan  Kala IV) berarti semakin banyak responden yang tidak melakukan IMD maka semakin banyak pula responden yang mengalami perdarahan, Hasil uji yang didapatkan nilai p = 0,000. Kriteria dalam pengujian ini adalah Ho ditolak jika nilai p < α. Karena nilai p < α maka Ho ditolak artinya terdapat Hubungan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dengan Perdarahan Persalinan kala IV dan memiliki keeratan sangat kuat.

    Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan antara Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan Perdarahan Persalinan Kala IV.Saran yang perlu diberikan adalah perlu diadakan penelitian lebih lanjut tentang IMD, Petugas  kesehatan diharapkan dapat meningkatkan persalinan Nakes dan penggalakan program IMD untuk membantu mengurangi kematian Ibu bersalin dan mengurangi  22% kematian neonatus berusia 28 hari

Published
2021-05-31
How to Cite
Sukarsi, S. (2021). Hubungan Antara Inisiasi Menyusu Dini Dengan Perdarahan Persalinan Kala IV DI PMB Sri P. Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Tahun 2019. Ovary Midwifery Journal, 2(2), 49-56. Retrieved from http://ovari.id/index.php/ovari/article/view/25
Section
Articles